Pembawa cerita sekaligus pemeran pendukung. BABAK 1: Perpisahan di Dermaga
Di sebuah desa nelayan yang miskin, hiduplah Malin Kundang bersama ibunya yang sudah tua. Malin berniat mengubah nasib dengan merantau ke negeri seberang.
"Ma, saya tidak tahan lagi hidup miskin di sini. Saya ingin merantau ke kota besar. Saya akan bekerja keras, mencari kekayaan, dan membahagiakan ibu." naskah drama malin kundang 4 orang
: "Ibu, aku tidak ingin selamanya hidup miskin di desa ini. Izinkan aku pergi mencari nasib baik agar bisa membahagiakanmu nanti."
: "Malin, apakah kau benar-benar harus pergi merantau, Nak?" Pembawa cerita sekaligus pemeran pendukung
(Agak gugup) Ini kampung halamanku, Siti. Aku dulu lahir di sini.
"Baik, Ma. Doakan saya. Saya pasti sukses." "Ma, saya tidak tahan lagi hidup miskin di sini
"Baiklah, pergilah. Ibu akan selalu menunggumu di tepi pantai ini setiap hari." BABAK 2: Kesuksesan Malin
(Malu dan marah) "Siapa kau, wanita tua? Beraninya kau mengaku-ngaku sebagai ibuku!"
: "Tentu saja bukan! Ibumu sudah lama meninggal. Wanita ini pasti hanya ingin meminta uang."