Ketika trauma benda tumpul terjadi, terjadi (histamin, prostaglandin, bradikinin). Hal ini menyebabkan vasodilatasi (kemerahan), peningkatan permeabilitas kapiler (edema), dan migrasi leukosit ke area luka.

Observasi PQRST, berikan teknik relaksasi, kolaborasi analgetik. Perawatan Luka:

berasal dari bahasa Latin, di mana Vulnus berarti luka, dan Laceratum berarti robek. Secara terminologi, Vulnus Laceratum didefinisikan sebagai luka yang terjadi akibat gesekan, tarikan, atau pukulan benda tumpul dengan kekuatan yang besar terhadap jaringan tubuh, sehingga menyebabkan jaringan tersebut robek tidak teratur.

Profilaksis Tetanus (ATS atau Toxoid) jika riwayat imunisasi tidak jelas atau luka sangat kotor. G. RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN Pengkajian Lokasi, luas, dan kedalaman luka. Kondisi tepi luka dan ada tidaknya perdarahan aktif.

: Pembentukan jaringan granulasi untuk mengisi celah luka.

B- (needs revision for clinical readiness).

Tingkat nyeri menurun.

Antibiotik (cefalosporin/amoxicillin) dan Analgetik (asam mefenamat/ketorolac). 7. Diagnosa Keperawatan yang Sering Muncul (SDKI) Nyeri Akut b.d agen pencedera fisik (trauma). Gangguan Integritas Kulit/Jaringan b.d faktor mekanis (robekan). Risiko Infeksi

Vulnus Laceratum dapat disebabkan oleh berbagai faktor eksternal yang melibatkan kekuatan tumpul atau kekerasan mekanis. Penyebab-penyebab utama meliputi:

: Penguatan jaringan baru menjadi bekas luka yang matang. 3. Manifestasi Klinis dan Pemeriksaan

To turn this into an Laporan Pendahuluan, add:

laporan pendahuluan vulnus laceratum