Barcode Produk Indonesia Access
Demikian pula untuk produk non-makanan (kosmetik, elektronik, mainan), Kementerian Perindustrian mensyaratkan barcode standar nasional.
Barcode produk Indonesia adalah sebuah kode unik yang terdiri dari serangkaian garis dan angka yang digunakan untuk mengidentifikasi produk secara unik. Barcode ini biasanya terdiri dari 13 digit angka yang dikenal sebagai EAN (European Article Number) atau UPC (Universal Product Code). Di Indonesia, barcode produk diatur oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan penggunaan barcode produk telah menjadi wajib bagi banyak jenis produk. barcode produk indonesia
"Saya bisa download barcode dari internet dan print di kemasan." Di Indonesia, barcode produk diatur oleh Badan Standardisasi
| Jenis Keanggotaan | Biaya Registrasi Awal (One Time) | Biaya Tahunan | Jumlah Barcode (SKU) | | :--- | :--- | :--- | :--- | | | Rp 0 - 500k | Rp 1.5 - 2 Juta | 10 - 100 SKU | | Menengah | Rp 500k - 1 Juta | Rp 3 - 5 Juta | 100 - 1.000 SKU | | Korporasi | > Rp 1 Juta | > Rp 8 Juta | Tidak terbatas | Rp 1 Juta | >
By 2027, GS1 Global recommends replacing EAN‑13 with 2D barcodes (QR Code, Data Matrix) that can encode:
















