Kalian itu seperti aljabar. Tidak punya nilai tetap! Sekarang, selesaikan soal: 2x + 3 = 7. X itu berapa?

"Ngomong apa sih Zis? Keburu lulus lu baru kelar itu kalimat."

(tersenyum, menyahut lembut):

Mengapa ini cocok untuk ? Karena dunia sekolah adalah miniatur masyarakat yang penuh dengan absurditas: ada guru galak, murid kutu buku, anak genit, preman sekolah, dan tukang bakso yang filosofis. OVJ membungkus realita itu dengan bungkus komedi yang tidak menggurui.

Seperti kata pepatah Sunda: "Seuri téh rahmat" (Tawa adalah berkah). Maka, mari kita ciptakan panggung sekolah yang bergemuruh oleh tawa, namun di akhir cerita, penonton pergi dengan hati lega dan pikiran lebih bijak.